Kamis, 07 Juni 2018

Facebook buang fitur trending topic


Facebook dikabarkan pekan depan akan menghapus fitur Trending Topic pada platform-nya. Hal tersebut seperti yang dilaporkan oleh CNBC, Senin (4/6). Apa alasannya?

Alex Hardiman, kepala divisi berita di Facebook menerangkan alasannya. Menurutnya, keputusan tersebut sudah dipertimbangkan matang-matang. Tidak lain merupakan langkah pihaknya menekan penyebaran berita palsu dalam platform media sosial terbesar ini.

"Kami paham semakin ke sini banyak orang menemukan produk yang ternyata tak lagi bermanfaat. Lagipula, cara orang mengonsumsi berita di Facebook juga telah berubah," katanya.

Ia mengungkap pengguna media sosialnya ini kini lebih cerdas sehingga mereka memiliki kecenderungan skeptis terhadap berita-berita yang dianggap kurang kredibel. Apalagi, saat ini pengguna mereka lebih menyukai konten-konten yang berbentuk video.

Sebelumnya, Facebook mengklaim, fitur yang dirilis pada 2014 lalu menyumbang kurang dari 1,5 persen klik rata-rat ke penerbit berita. Dan untuk sekarang, Facebook tengah menguji opsi terbaik untuk bisa menampilkan berita dan memastikan sumber berita itu bisa dipercaya.

Facebook sendiri selama beberapa tahun terakhir sudah mengubah layanannya beberapa kali agar bisa menghindari isu ideologi dan politik.

Perlu diketahui bahwa terdapat perbedaan antara trending topik yang dimiliki Facebook dan Twitter. Perbedaan itu ialah jika trending topic di Facebook adalah fitur yang mengumpulkan berita terpopuler dan bertujuan agar pengguna bisa melihat berita dari sumber yang terpercaya dan akurat. Sementara di Twitter itu adalah percakapan.

Uganda resmi tarik pajak pengguna media sosial


Ternyata rencana Uganda bakal menarik pajak bagi pengguna media sosial benar-benar diterapkan. Dilaporkan The Guardian, Senin (4/6), rencana itu efektif dilakukan pada Juli 2018 mendatang.

Jadi, bagi siapapun yang ingin mengakses media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Twitter, Sykpe, dan lain sebagainya di sana, maka siap-siap untuk ditarik pajak 200 Shilling Uganda atau Rp 747.

Aturan itu baru saja turut ditetapkan oleh Parlemen Uganda yang menyebutkan pula jumlah pajak yang harus dibayar pengguna media sosial di sana. Jumlah pajak sebesar 200 Shilling Ugadan itu, berlaku per harinya.

Menurut Menteri Keuangan Uganda David Bahati mengatakan, tujuan undang-undang itu hanya untuk meningkatkan pendapatan bagi layanan publik. Di sisi lain, diberlakukan pajak ini, kata Presiden Uganda Yoweri Museveni, adalah cara untuk mengatasi konsekuensi kabar-kabar yang tak benar di dunia online.

Terhadap penerapan aturan ini, aktivis Lydia Namubiru menuding bahwa penerapan pajak atas media sosial merupakan cara pemerintah mengekang kebebasan berekspresi dan berpendapat di dunia maya.

"Ini benar-benar ungkapan yang bernuansakan politik dan pengorganisasian yang memiliki implikasi kepada kehidupan nyata bagi mereka dan kekuatannya. Tujuan utamanya adalah untuk menahan kebebasan berbicara, terutama sekarang ada bukti bahwa organisasi online bekerja," ungkapnya.

Hingga sekarang, pemerintah belum mengungkap metode untuk mengetahui masyarakat yang mengakses media sosial. Karena itu, aturan ini masih menjadi perdebatan sejumlah pihak. Pandangan pesimis terkait aturan ini datang dari salah satu penyedia internet di layanan itu. Terlebih, pemerintah hingga saat ini belum dapat membuat aturan mengenai registrasi kartu SIM yang baik di negara tersebut.

Berdasarkan laporan Reuters, dari 23,6 juta pengguna ponsel, hanya 17 juta pengguna yang memanfaatkannya untuk internet. Hal itu membuat sejumlah pihak merasa aturan soal pajak media sosial ini tak sesuai dengan kondisi di Uganda.

Madu bisa atasi demam, mitos atau fakta?


Di musim panas, banyak orang yang terkena demam. Dan, beberapa orang mengklaim bahwa madu lokal bisa mengurangi gejala demam ini.

Gejala yang diderita orang saat pergantian ke musim kemarau ini demam, bersin, hidung berair, dan lain sebagainya.

Nah, beberapa orang mengklaim bahwa demam bisa diatasi dengan minum madu lokal. Benarkah?

Demam musiman ini dikenal dengan nama hay fever (rhinitis alergi). Biasanya demam ini muncul setiap musim panas, ketika tanaman mulai melepaskan serbuk sari ke udara sehingga beberapa orang mengalami reaksi alergi.

Dr Sarah Brewer mengatakan hanya ada sedikit bukti yang menunjukkan minum madu lokal bisa menyembuhkan gejala demam. "Ada sedikit bukti yang dapat digunakan untuk menarik kesimpulan yang pasti," kata dia.

Tampaknya pada orang dengan alergi serbuk sari sejati, menggunakan madu lokal dapat mengurangi gejala demam - setidaknya untuk alergi serbuk sari birch," tulis Brewer di situs webnya seperti dilansir Express, Senin (4/6/2018).

Madu lokal tidak efektif


Namun, ucap Brewer, madu lokal mungkin perlu dikonsumsi setidaknya lima bulan sebelum musim serbuk sari diperkirakan. "Ini juga bisa membantu memulai dengan dosis rendah, imunoterapi yang perlahan-lahan ditingkatkan untuk membantu sistem kekebalan menoleransinya lebih baik.," katanya.

Akan tetapi, Brewer menyebutkan madu lokal mungkin tidak efektif karena mengandung banyak serbuk sari bunga dibanding serbuk sari yang disebarkan angin yang memicu gejala.

Sebuah penelitian University of Connecticut menemukan mengonsumsi madu lokal tidak berdampak pada ketahanan terhadap hay fever.

Dari 23 orang yang menyelesaikan studi, dengan mengonsumsi madu lokal tak menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam gejala hay fever. Namun, ketika para peneliti menguji para sukarelawan setelah penelitian, hanya 14 dari 23 yang masih memiliki alergi serbuk sari musiman.

Namun, pada penelitian ini menggunakan orang-orang yang alergi serbuk sari yang didiagnosis sendiri.

Seseorang berkomentar di mumsnet.com bahwa madu lokal telah mengurangi gejala demam mereka.

Saya membeli beberapa [madu lokal] dua minggu yang lalu dan meminumnya untuk sarapan. Sangat lezat dan gejala demam saya berkurang jauh."

Cara lain untuk mengendalikan demam adalah mengganti seprai dan mencuci seprai. Anda harus mulai sering mencuci seprai untuk menghilangkan iritasi yang dapat menyebabkan demam.

"Di musim demam, cobalah mencuci sprei Anda seminggu sekali untuk menjaga sprei bebas dari serbuk sari, serta debu dan partikel lainnya, kata Sealy UK, produsen kasur.

Menurutnya, kasur bisa menjadi salah satu "agregator terbesar" dari gejala alergi.

Kasur rata-rata dapat berisi puluhan ribu tungau debu dan kotoran, yang menyebabkan iritasi serius bagi orang-orang dengan alergi."

7 hal ini bikin Anda lebih sering digigit nyamuk


Orang Indonesia sudah terbiasa dengan nyamuk karena hidup di negara tropis. Dan, beberapa penyakit berbahaya dibawa oleh beberapa jenis nyamuk.

Sebut saja chikungunya, demam berdarah, dan malaria, merupakan penyakit yang paling dikenal yang diakibatkan oleh terbawa gigitan nyamuk. Namun, beberapa orang ternyata digigit oleh nyamuk lebih sering ketimbang yang lainnya.

Melansir Indiatimes pada Senin (4/6/2018), beberapa hal berikut membuat Anda lebih rentan untuk digigit nyamuk.

1. Mengenakan pakaian tertentu


Nyamuk merupakan hewan yang tergantung pada visual. Mereka menggunakan mata sebagai metode untuk mengidentifikasi korbannya. Anda yang mengenakan pakaian berwarna terang seperti merah, mungkin menjadi sasaran empuk bagi mereka.

2. Golongan darah O


Orang dengan golongan darah O ternyata jauh lebih menarik daripada golongan darah A maupun B. Hewan tersebut ternyata memanen protein lebih banyak dari orang dengan golongan O.

Selain itu, 85 persen orang mengeluarkan sinyal kimia melalui kulit mereka dan menunjukkan jenis golongan darah yang dimiliki. Orang semacam ini tentu saja lebih menarik bagi nyamuk.

3. Karbondioksida yang dikeluarkan


Salah satu cara nyamuk mencari sasaran adalah melalui pancaran karbondioksida dari napas seseorang.

Orang yang bertubuh besar cenderung memancarkan gas ini lebih banyak. Selain itu, nyamuk sangat pintar dalam mengendus emisi gas hingga 164 kaki.

4. Semakin sehat, semakin rentan Anda


Selain karbondioksida, nyamuk juga memiliki penciuman yang mampu mengendus asam laktat, asam urat, dan amonia, serta senyawa lain yang dikeluarkan melalui keringat dan suhu tubuh yang lebih tinggi.

Olahraga berat mampu meningkatkan pembentukan panas dan asam laktat dalam tubuh. Selain itu, konsumsi makanan kaya protein mampu meningkatkan keberadaan zat seperti asam urat.

Sehingga, sekalipun sehat, Anda tak akan lepas jadi incaran hewan tersebut.

5. Bakteri di kulit


Memiliki sejumlah besar bakteri tertentu di kulit juga menarik bagi nyamuk. Selain itu, karena pergelangan kaki kita mengandungg koloni bakteri yang lebih banyak, tidak heran jika bagian ini kerap digigit lebih sering.

6. Sedang hamil


Wanita hamil ternyata 'menggairahkan' bagi nyamuk. Hal ini karena tubuh mereka sekitar satu derajat (bahkan lebih) lebih hangat daripada yang lain.

Sekitar 20 persen lebih banyak karbondioksida dihembuskan dari ibu hamil. Selain itu, massa tubuhnya juga lebih besar.

7. Hobi minum bir


Sebuha penelitian mengungkapkan, nyamuk ternyata tertarik pada orang yang mengonsumsi bir paling tidak sebotol. Peningkatan kadar etanol dalam keringat mungkin menyebabkan hak ini. Namun, alasan pastinya masih belum diketahui.

Bertemu pengusaha muda, anak Puti Guntur berbicara bisnis startup dan UMKM


Kedua anak calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno Putri terus menjalin aspirasi ekonomi kreatif di kalangan anak muda atau sekarang lebih dikenal dengan sebutan zaman milenial.

Rakyan Ratri Syandriasari Kameron dan Rakyan Danu Syahandra Kameron ingin mengetahui seberapa besar pengembangan ekonomi kreatif dengan mendatangi pembuatan kripik crispy itsbanachips, Jalan Semampir Selatan, Surabaya.

Kedatangan kedua anak Joy Kameron dan Puti Guntur Soekarno, dilakukan Minggu (3/6) sore disambut baik dari Founder and Young CEO of sale crispy itsbanachips, Delvino Mahsavareza. Ketiganya pun terlihat sangat sangat asyik, terlebih karena sama-sama masih muda.

Syandria berusia 19 dan foundernya Delvino juga sama, 19 tahun. Sehingga waktu ngobrol pun, mengenai bisnis rintisan startup di zaman sekarang, Syandria teringat dengan ucapan mamanya, Puti Guntur Soekarno.

Anak muda di zaman now atau sebagai generasi milenial itu harus berkembang, inovatif, berkreasu, maju dan mandiri. Caranya dengan menciptakan ide-ide kreatif yang menumbuhkan sektor Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di kalangan anak muda.
Seperti halnya dengan kripik crispy itsbanachips yang dirintis sama Delvino, UMKM-nya sudah sangat berkembang. Terlebih pendapatannya sebulan diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.

Menurut Syandria yang sempat ikut belajar produksi kripik, bahwa bisnis startup di kalangan anak muda itu harus didukung pemerintah. Dengan begitu, kedepannya bisa menumbuhkan UMKM.

"Bisnis dalam kemandirian seperti UMKM yang dilakukan Delvino ini bagus. Karena bisa menumbuhkan peluang kerja untuk anak muda kreatif. Apalagi usahanya itu sekarang sudah mempekerjakan 12 orang karyawan," terang Syandria, kepada merdeka.com, Senin (4/6).

Dia menilai, apa yang dilakukan Dalvino itu harus mendapat dukungan dari pemerintah. Kebetulan pasangan calon nomor 2, Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf dikenal Gus Ipul dan Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno itu memiliki program prioritas untuk sektor UMKM dan startup.

Serta pembangunan pusat pengembangan keahlian dalam kewirausahaan. Bahkan, lanjut Syandria, dalam sektor UMKM nantinya juga akan mendapatkan pelatihan dan pendamping dari kalangan anak muda.

Itu bagi pelaku usaha bisnis perintis atau startup yang baru berjalan. "Dari semua program itu, menjadikan UMKM terintegrasi dengan kluster industri. Membangun pusat kolaborasi bisnis startup. Termasuk jaminan akses perbankan bagi UMKM," urai gadis cantik 19 tahun.